Magelang, 9/5/25. Kegiatan P5 atau Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah kegiatan kokurikuler berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka. Tujuannya adalah untuk memperkuat upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila, yang didasarkan pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
P5 dirancang terpisah dari kurikulum inti dan dilaksanakan secara fleksibel dalam hal konten, kegiatan, dan waktu. Kegiatan ini berfokus pada pendekatan proyek, di mana siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang dirancang untuk menumbuhkan kapasitas dan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
SMA Negeri 2 Grabag adalah salah satu sekolah yang telah melaksanakan kurikulum merdeka. Kegiatan P5 memiliki beberapa tema salah satunya adalah tema Kewirausahaan.

Kegiatan P5 Kewirausahaan kali ini mengusung tema Mencetak Wirausahawan Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan P5 dilaksanakan secara integrasi mata pelajaram setiap akhir minggu di hari Kamis dan Jumat. Dalam kegiatan ini diharapkan siswa dapat menggali potensi diri dalam bidang wirausaha. Utamanya adalah bidang pengolahan pangan dan kerajinan.

Siswa juga dibekali dengan berbagai materi dari narasumber sehingga memiliki teori dalam mengolah pangan dan kerajinan. Dalam teori kewirausahaan ditekankan pada proses perencanaan, produksi sampai dengan pemasaran produk.

Selain itu siswa juga diberikan pemahaman dalam menentukan harga jual dengan perhituangan BEP ( Break Event Point ). Kegiatan P5 diakhiri dengan kegiatan Gelar Karya sebagai bentuk apresiasi terhadap karya siswa. Siswa mengadakan kegiatan market day di sekolah. Mereka menjajakan hasil olahan pangan dan kerajinan.

Masing-masing kelas menampilkan hasil karya selama kegiatan P5. Selain pemasaran secara offline, mereka juga mbuka pemesanan secara online dengan sistem COD. Para siswa juga belajar bagaimana cara memasarkan produk melalui berbagai media sosial seperti instagram, tik tok dan media lainnya.

Berbagai macam olahan pangan dihasilkan dari kreatifitas masing-masing kelas. Inovasi juga menjafi salah satu hal yang penting dalam persaingan pasar. Setiap kelas menawarkan berbagai produk yang bervariasi mulai dari makanan basah hingga kering.

“Semoga dengan kegiatan P5 ini siswa dapat mengembangkan potensi diri agar memiliki modal life skill setelah menyelesaikan sekolah di jenjang SMA ini.” tutur Irfan Harmanto, S. Pd. selaku koordinator kegiatan P5 Kewirausahaan ini.
