Grabag, 2 Oktober 2024-SMAN 2 Grabag adakan donor darah, kegiatan yang dilaksanakan pada hari rabu pagi diikuti oleh peserta didik, alumni, serta guru dan karyawan. Bertempat ruang kelas XII 8. Acara yang berlangsung dari pukul 08:00 hingga 11:00 WIB di SMA Negeri 2 Grabag bekerjasama denga Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Magelang. Kegiatan ini disambut hangat oleh warga sekolah dibuktikan dengan antusiasnya yang cukup banyak. Berdasarkan data terdapat 67 calon pendonor, ini terdiri dari 15 guru, 12 alumni serta 40 siswa putra dan putri berpartisipasi dalam aksi donor darah ini. Dengan sukarela, mereka menyumbangkan setetes darahnya untuk sesama. Dari seluruh calon pendonor dalam kegiatan ini berhasil mengumpulkan 38 kantong darah dari para pendonor, sebuah bukti nyata dari semangat berbagi di untuk sesama.

Sebelum mendonorkan darah, calon pendonor telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan yang ketat. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa darah yang disumbangkan aman dan berkualitas. Prosesnya meliputi pengisian kuesioner kesehatan yang detail, pemeriksaan berat badan untuk memastikan kondisi fisik yang prima, serta pengukuran tekanan darah untuk menilai kesehatan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, pemeriksaan darah juga dilakukan untuk mendeteksi kadar Hb (Hemoglobin) calon pendonor sesuai dengan ambang batas minimum. Hemoglobin adalah protein yang terdapat dalam sel darah merah dan memiliki berbagai funsi penting diantaranya 1) Mengangut oksigen (O2) di paru-paru dan membawanya ke seluruh jaringan tubuh, 2) Mengangkut karbon dioksida (CO2) hasil metabolisme dari jaringan tubuh kembali ke paru-paru untuk dilepaskan, 3) Memberikan warna merah pada darah karena hemoglobin mengandung zat besi (Fe) yang memberikan warna merah khas pada darah, dan 4) mempertahankan bentuk sel darah merah. Semua tahap ini sangat penting untuk menjaga keselamatan baik bagi pendonor maupun penerima darah. “ini pertama kalinya saya donor darah, rasanya senang karena bisa membantu teman teman dari PMI” ungkap Bagus Jatu salah satu siswa yang baru saja selesai mendonorkan darahnya.

Selain siswa adapula guru yang berhasil mendonorkan darahnya. “kebetulan ini ke dua kalinya bagi saya,saya senang karena setidaknya bermanfaat untuk yang membutuhkan, perlu diingat bahwa untuk mendonorkan darah itu memastikan bahwa kita sehat karena kemarin kan anak anak banyak Yang gagal karena tensinya terlalu rendah, kemudian karena tubuhnya tidak proporsional di usia segitu dengan berat badan segitu artinya perlu pentingnya menjaga kesehatan, memastikan bahwa pola hidup sehat itu sangat penting” ungkap Syaiful Bahri Zeini salah satu guru yang lolos donor darah.
Kegiatan ini selain sebagai wujud eksistensi SMAN 2 Grabag sebagai sekolah siaga kependudukan juga bermanfaat bagi siswa siswi dalam memelajari materi pelajaran biologi, mereka dapat melihat secara langsung bagaimana proses untuk donor serta seperti apa wujud darah manusia yang selama ini hanya dapat dilihat melalui buku paket maupun youtube. Peserta didik diperkenankan melihat secara langsung setiap proses dalam kegiatan ini. Mereka cukup antusias ketika menyaksikan bagaimana darah keluar dari pembuluh darah dan masuk ke kantong-kantong darah hingga proses penyimpanannya. “Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini kebetulan kemarin baru dapat materi ini jadi saya semakin ada gambaran bagaimana sih donor darah itu, semoga tahun depan diadakan lagi” tutur Nurul salah satu siswi kelas XI.

Kegiatan ini merupakan serangkaian acara dalam rangka peringatan hari ulang tahun SMAN 2 Grabag yang ke 30 tahun. Sebelumnya sudah dibuka dengan semarak kemerdekaan, posyandu remaja, pengesahan Ikatan Keluarga Alumni (IKA), Sosialisasi Pendaftaran Akademi Kepolisian, Seminar tentang Bullying, Penampilan bakat seni peserta didik, Peluncuran maskot “SIAMO”, Bazaar, dan donor darah. Serangkaian acara yang berlangsung secara bertahap dari bulan Agustus 2024 hingga puncaknya dibulan Oktober 2024. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat kepedulian dan berbagi akan terus tumbuh di hati para siswa serta warga sekolah. Kegiatan donor darah yang diikuti oleh siswa, guru, karyawan, dan alumni ini membuktikan bahwa setiap tetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi banyak orang. Dengan semangat berbagi, mereka ikut serta dalam menyelamatkan nyawa sesama.
Penulis : Tim_PMR
